INFORMASI NILAI GIZI MIE INSTAN
Posted on November 5th, 2009 in Nutrition Bahasa_Indonesia, Noodle
Informasi nilai gizi
Di kemasan mie instan tertera tabel yang menginformasikan kandungan nilai gizi. Format tabel ini sudah ditentukan. Ada yang berbentuk tabular/horizontal, ada pula yang berbentuk linier. Berikut tabel perbandingan nilai gizi dari beberapa produk mie instan.
| Supermi Rasa Kaldu Ayam | Mie Sedap Rasa Kari Ayam | Indomie Rasa Soto Mie | |
|---|---|---|---|
| Energi Total | 300 kkal | 340 kkal | 340 kkal |
| Energy dari Lemak | 90 kkal | 130 kkal | 110 kkal |
| Lemak Total Lemak Jenuh Kolesterol | 10 g | 17% AKG 6 g | 31% AKG 0 mg | 0% AKG | 14 g | 23% AKG 7 g | 41% AKG 0 mg | 0% AKG | 12 g | 22% AKG 4 g | 19% AKG 0 mg | 0% AKG |
| Protein | 6 g | 10% AKG | 8 g | 14% AKG | 7 g | 15% AKG |
| Karbohidrat Total Serat makanan Gula | 46 g | 15% AKG 2 g | 7% AKG 2 g | 44 g | 15% AKG 2 g | 8% AKG 3 g | 50 g | 15% AKG 2 g | 9% AKG 2 g |
| Natrium | 870 mg | 38% AKG | 980 mg | 43% AKG | 600 mg | 25% AKG |
*Tabel : Perbandingan nilai gizi mie instan dari beberapa produk. Bisa dilihat pada bungkus belakang masing-masing mie instan.
Di kemasan mie instan tertulis : “Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal. Kebutuhan energi Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.” Nilai AKG yang digunakan ini mengacu pada The Percent Daily Value yang menjadi patokan pada pelabelan nutrisi yang dianjurkan oleh The US Food and Drug Administration Center for Food Safety and Applied Nutrition. Nilai persen Daily Value (disingkat DV) mengindikasikan persentase kebutuhan harian yang direkomendasikan bagi setiap zat gizi per kemasan untuk satu kali saji. Nilai asupan 2000 kkal telah disepakati sebagai acuan. Nilai ini dipilih oleh sebagian besar analis karena merupakan rata-rata kebutuhan kalori pada wanita post menopause. Grup ini memiliki resiko paling tinggi pada asupan kalori dan lemak yang berlebihan.
| Gizi | Daily Value | %Total DV | Rekomendasi |
|---|---|---|---|
| Lemak Total | 65 g | 100% DV | Kurang dari |
| Lemak Jenuh | 20 g | 100% DV | Kurang dari |
| Kolesterol | 300 mg | 100% DV | Kurang dari |
| Protein | 50 g | 100% DV | Minimal |
| Karbohidrat | 300 g | 100% DV | Minimal |
| Serat makanan | 25 g | 100% DV | Minimal |
| Natrium | 2400 mg | 100% DV | Kurang dari |
*Tabel : Rekomendasi Daily Value. Angka ini didasarkan kepada kebutuhan energi sebanyak 2000 kalori. Nilai 'kurang dari' berarti target kebutuhan yang ingin dicapai sebaiknya lebih kecil dari DV. Nilai 'minimal' berarti target kebutuhan yang ingin dicapai sama atau lebih sedikit dari DV. 100%DV terjadi apabila nilai asupan sebenarnya sama besarnya dengan nilai DV.
Untuk memenuhi kebutuhan energi yang dihasilkan dari zat gizi di atas per satu kali saji, maka satu kemasan setidaknya mengandung komposisi :
- Lemak : 30% dari kebutuhan kalori
- Lemak jenuh : 10% dari kebutuhan kalori
- Karbohidrat : 60% dari kebutuhan kalori
- Protein : 10% dari kebutuhan kalori
- Serat : 11,5 gr untuk setiap 1000 kalori
Kebutuhan kalori yang menjadi acuan adalah 2000 kalori. Standard makanan yang dinyatakan ‘sehat’ adalah rendah lemak, rendah lemak jenuh, rendah kolesterol dan rendah garam.
Dengan demikian, kita bisa menilai bahwa meskipun kandungan lemak, protein, dan serat dalam mie instan sudah memenuhi persentase Daily Value, namun belum memenuhi kebutuhan akan karbohidrat. Setidaknya membutuhkan 6-7 bungkus mie instan untuk bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat, tapi itu berarti akan lebih banyak lemak, protein, dan garam sehingga kurang baik. Lihat tabel rekomendasi daily value di atas.
Catatan :
Satuan kalori adalah kilo-kalori per gram (kkal/gr) atau kilo-joule per gram (kj/gr). Jadi, apabila disebutkan 1000 kalori, itu berarti 1000 kkal/gr (atau sering dituliskan 1000 kkal saja). Informasi ini dimaksudkan agar tidak ada kebingungan saat membanding-bandingkan antara kalori dengan kilo-kalori.
(bersambung ke BAGAIMANA MIE INSTAN DIBUAT?)
Related posts:
- MENGKONSUMSI MIE INSTAN, SEHATKAH?
- BAGAIMANA MIE INSTAN DIBUAT?
- MIE INSTAN UNTUK KORBAN BENCANA ALAM
- 6 Mitos Seputar Jerawat
- Diabetes, Bolehkah Mengkonsumsi Madu?












Assalamualaikum. Hello, I am Fauzan. Thank you for visiting my blog. To find out more about this site, please visit
March 6th, 2010 at 1:54 pm
informasi belum lengkap. karena tidak mencantumkan berat per bungkus jadi tidak dapt dihitung persentase karbohidrat dll per takaran saji (1 bungkus)
March 6th, 2010 at 2:28 pm
Makasih Hanna buat kunjungannya. ^_^
Iya, memang berat per bungkusnya tidak dicantumkan di situ karena asumsinya tabel AKG yang terdapat di belakang kemasan sudah memberikan perhitungan akurat seputar nilai gizi mie instan. Adanya tabel tersebut tentunya didesain agar konsumen tidak perlu lagi repot melakukan perhitungan karena informasi itu sudah tersedia. Tinggal lagi apakah gizi itu sudah memenuhi kriteria yang direkomendasikan atau tidak, kita butuh informasi lebih lanjut. Jika ternyata tabel AKG di belakang kemasan itu ternyata tidak akurat, maka perlu dipertanyakan ke pihak produsennya. Di sini kita cukup membahas sebatas kebutuhan gizi saja.
Ada satu site yang mungkin bagus untuk dikunjungi : http://www.netrition.com/rdi_page.html
Jika ada kritik dan masukan, pasti saya akan dengan senang hati menerimanya.
October 1st, 2010 at 12:27 pm
saya suka dengar bahwa mi instan dibuat pakai air abu. apakah yg dimaksud dgn air abu itu?
thanks
October 18th, 2010 at 10:54 pm
@animal : Air abu atau air alkali atau iye water atau garam alkali merupakan salah satu bahan tambahan yang sering dipakai dalam pembuatan mi, ketupat, lontong dan bakcang. Air abu ini akan membuat tekstur menjadi kenyal. Bentuk dan warnanya persisi seperti air biasa. Banyak dijual di toko bahan kue dan pasar tradisional. Jika tak ada, tidak udah memakai bahan ini juga tak masalah.
Dahulu penggunaan air abu sempat mengundang protes konsumen krn mengandung formalin. Namun, saat ini pengawet yg mengandung formalin telah ditarik dari pasar. Mudah2an saja skrg jauh lebih aman.
October 18th, 2010 at 10:59 pm
waah thanks yo infonya…
October 18th, 2010 at 11:03 pm
@maya : sama2..