7 Kesalahan Setelah Melewatkan Sarapan Pagi
Posted on March 21st, 2010 in Daily Activities Bahasa_Indonesia, Sarapan_Pagi
Kalau mau jujur, beberapa orang melewatkan sarapan pagi bukan hanya karena tidak sempat ataupun tidak ada waktu, tapi lebih karena kebiasaan. Tubuh akan beradaptasi sebagai respon dari kebiasaan yang kita lakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja. Ini merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang normal. Proses adaptasi ini bisa dianalogkan “tak ada rotan, akar pun jadi.” Jika tidak ada asupan karbohidrat dari luar, maka sebagai gantinya tubuh akan memetabolisme lemak sebagai sumber kalori.
Faktor kebiasaan memang merupakan salah satu alasan utama seseorang ‘terpaksa’ melakukan sesuatu, di samping karena ada faktor penyakit ataupun faktor ‘x’ lain. Berikut ini akan dijelaskan 7 macam kesalahan yang sering dilakukan orang setelah tidak sarapan pagi.
- Merokok. Ini adalah kebiasaan yang paling sering ditemui dimana saja. Sebenarnya tidak hanya sarapan pagi saja, bahkan jika melewatkan makan siang ataupun makan malam, maka rokok menjadi tempat pelarian utama. Saat merokok, fikiran soal lapar perlahan-lahan sirna, berganti rasa puas dan nikmat menikmati sebatang rokok. Reseptor nikotin yang menerima dengan senang hati candu legal ini dan dalam sekejap akan memberikan rasa tenang. Stimulus lapar tidak dirasakan lagi. Cara ini jelas keliru. Dalam keadaan lapar, tubuh akan melepaskan asam lambung. Asap rokok yang terhirup dan tertelan ke dalam saluran pencernaan serta merta akan meningkatkan suasana asam di lambung. Dan ini sangat tidak baik bagi kesehatan. Belum lagi, oksidan yang terhirup justru akan mengganggu proses oksidasi, sehingga metabolisme lemak untuk menghasilkan kalori jelas akan terganggu. Reaksinya bisa tampak jelas. Yang bersangkutan lebih suka duduk santai dan terkesan pemalas, karena jika dibawa bekerja, tubuhnya akan terasa cepat lelah, capek, dan mengantuk.
- Minum kopi. Kopi plus gula diasumsikan sebagai pengganti sarapan karena mengandung glukosa . Apalagi kopi mengandung senyawa kafein yang bekerja sebagai neurostimulator (perangsang syaraf pusat) sehingga memberikan efek tidak mengantuk, segar, dan bersemangat, juga meningkatkan tekanan darah dengan cara meningkatkan kerja jantung, walaupun pada beberapa orang efek tersebut tidak begitu dirasakan. Ini seperti menggiring penikmat kopi ke kondisi siaga, sehingga kopi sebenarnya tidak layak diminum dalam keadaan santai. Sebagai neurostimulan, kafein akan meningkatkan produksi asam lambung sehingga bagi mereka yang belum sarapan, reaksi ini tentu tidak diharapkan. Biasanya muncul keluhan perut kembung, perih, rasa mulas, dan sebagainya. Kafein ini terbanyak berada pada kopi, dan juga terdapat pada teh.
- Mengendarai kendaraan. Mengendarai kendaraan tentu membutuhkan konsentrasi tinggi agar tidak mudah lengah, lalai, apalagi sampai lupa. Konsentrasi yang tinggi itu tentu membutuhkan aktivitas otak yang tinggi, sehingga asupan glukosa mutlak diperlukan. Jika Anda selalu berkendaraan di pagi hari baik mengantarkan anak sekolah maupun pergi bekerja, maka sarapan pagi adalah kebutuhan yang harus Anda penuhi terlebih dahulu. Jangan sepelekan tentang hal ini, walaupun mungkin tubuh Anda sudah terbiasa dengan hal tersebut.
- Berolahraga ringan maupun berat. Olahraga tidak hanya bagi mereka yang hendak menurunkan berat badan saja, tapi juga bagi mereka yang ingin menaikkan berat badan. Tidak perlu sampai kenyang, adanya asupan glukosa pada pagi hari mampu meningkatkan stamina saat berolahraga nanti sehingga hasilnya bisa lebih optimal. Ini dicontohkan pada kalangan atlet agar performanya meningkat.
- Belajar ataupun aktivitas yang menguras fikiran. Seperti sudah dijelaskan di atas, seseorang yang melewatkan sarapan pagi beresiko untuk mengantuk dan tidak konsentrasi. Aktivitas yang paling cocok bagi mereka saat itu adalah santai dan rileks. Yang terjadi justru sebaliknya. Sarapan pagi dilewatkan, malah otak dipaksa untuk belajar, berkonsentrasi, atau aktivitas lain yang menguras fikiran.
- Mencari sarapan pagi di luar. Jajan di luar karena tidak sempat sarapan pagi di rumah mungkin bisa ditolerir jika dilakukan sesekali. Tapi jika dilakukan secara rutin terus menerus, itu artinya Anda sudah membangun kebiasaan kurang baik. Utamakan sarapan di rumah ketimbang di luar. Ada banyak sekali kelebihan makan di rumah. Care and Healed akan membahasnya lain waktu.
- Menguap dan membiarkan orang lain melihat Anda menguap. Menguap tidak selalu berarti mengantuk. Menguap biasanya merupakan tanda bahwa tubuh sedang butuh oksigen dan membutuhkan asupan glukosa dari luar. Aktivitas ini tidak bisa ditahan. Terkadang setelah sarapan pagi pun kita masih menguap karena merasa kenyang. Tapi tidak demikian pada orang yang tidak sarapan pagi. Frekuensi menguapnya sangat sering, dan sangat mungkin disaksikan oleh orang lain yang kebetulan berada dekatnya. Apa yang terjadi? Mekanisme empati pada tubuh manusia akan memerintahkan untuk melakukan yang sama. Tak lama kemudian dia pun akan menguap. Kita akan sulit sekali berkonsentrasi apabila kita bolak balik diganggu dengan menguap ini, padahal kita tidak mengantuk.
Ada tambahan?
You might also like these
Ada banyak aktivitas di pagi hari. Mulai dari bangun tidur, mandi, mempersiapkan segala sesuatu yang hendak dibawa ke sekolah ataupun kantor, dan sebagainya. Sesampainya di tempat tujuan, kita akan menggunakan segenap tenaga ...
READ MORE
Mata, salah satu panca indera yang amat penting fungsinya bagi kita. Dengan mata, kita melihat, menonton, membaca, sehingga mampu mengerjakan segala sesuatu dengan lebih jelas dan akurat. Dengan mata juga kita bisa ...
READ MORE
Mata sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam aktivitas kita sehari-hari mestilah kita perhatikan cara merawatnya. Berikut ini adalah cara merawat mata, baik bagi mereka yang masih memiliki visus normal agar tetap sehat, ...
READ MORE
Informasi berikut ini berguna bagi Anda yang baru berminat menggunakan lensa kontak. Bagi yang sudah menggunakan lensa kontak, ada baiknya untuk mengecek kembali, apakah langkah-langkah berikut ini sudah Anda lakukan atau belum. ...
READ MORE
Mendidik anak itu tentunya bukan persoalan yang mudah, tapi jangan pula dikatakan sulit. Kenakalan saat masih kanak-kanak itu muncul karena orang tua yang gagal mendidiknya. Anak-anak itu seperti sebuah cetakan, dimana yang ...
READ MORERelated posts:
- Jangan Lewatkan Sarapan Pagi Anda
- MENGENAL DAN MERAWAT MATA
- TIPS MERAWAT MATA ANDA
- 7 RAMBU-RAMBU MENGGUNAKAN LENSA KONTAK
- SUPER NANNY (Bagian II)
Published by care and healed











Assalamualaikum. Hello, I am Fauzan. Thank you for visiting my blog. To find out more about this site, please visit
*Widget By mfaisal
Leave a Comment