Coklat, Penganan Pencegah Stroke
Posted on April 20th, 2010 in Nutrition Bahasa_Indonesia, Stroke
Nyata atau Hoax?
Sejak Februari 2010 muncul informasi seputar coklat yang bisa mencegah stroke. Kabar ini tentu menjadi kabar gembira bagi produsen coklat agar bisa memproduksi penganan yang memang banyak penggemarnya ini. Tidak hanya itu, coklat juga disinyalir mampu menurunkan insidensi serangan jantung, karena mengandung senyawa flavanol yang mampu menyehatkan pembuluh darah. Coklat menjadi makanan tambahan bagi mereka yang beresiko terserang stroke. Informasi ini menarik, tapi sayangnya tidak menyertakan lebih detail tentang coklat yang dimaksudkan itu. Apakah ini berlaku untuk segala macam coklat? Kita mengetahui bahwa coklat mengandung 500 kalori dalam setiap 100 gr-nya, sehingga tergolong makanan tinggi kalori dan mengandung lemak jenuh, 2 hal yang tidak begitu baik untuk penderita penyakit jantung dan hipertensi. Apakah penganan ini memang benar-benar aman bagi penderita jantung dan hipertensi?
Dr Brian Buijsse dari German Institute of Human Nutrition, Nuthetal, Jerman mengatakan bahwa mengkonsumsi coklat berkaitan dengan menurunnya resiko penyakit jantung dan stroke karena memiliki efek utama menurunkan tekanan darah. Efek ini lebih nyata pada stroke ketimbang pada Myocard Infarct (MI), yang mana logikanya adalah coklat dan cocoa memiliki hubungan erat terhadap tekanan darah, dan tekanan darah merupakan faktor resiko yang lebih tinggi pada stroke ketimbang pada MI. Penemuan ini telah dilaporkan secara online pada tanggal 31 Maret 2010 di European Heart Journal.
Buijsse dan koleganya meneliti 19.357 orang, usia anatara 35 s/d 65 tahun. Mereka menerima check up kesehatan, termasuk tekanan darah, tinggi dan berat badan pada awal penelitian ini (1994-1998), dan mereka juga ditanya tentang pola makan, lifestyle, dan kesehatan, termasuk seberapa sering mereka mengkonsumsi 50 gr coklat batangan. Penelitian ini dilakukan sebelum manfaat coklat dan cocoa untuk kesehatan diketahui, sehingga tidak dibedakan tipe coklat (milk, dark, atau white chocolate) pada studi itu. Jadi, pada analisa selanjutnya yang melibatkan 1568 partisipan ditanyakan tentang berapa banyak coklat yang dimakan dalam 24 jam, dan hasilnya : 57% makan milk chocolate, 24% makan dark chocolate, dan 2% makan white chocolate.
Kesimpulan dari penelitian ini, Buijsee mengatakan jika para partisipan memakan coklat 6 gr per hari, maka dalam 10 tahun ke depan insidensi terserang jantung dan stroke berkisar hanya 85/10.000 orang. Angka ini sungguh fantastis rendah mengingat insidensi stroke sangat tinggi. Di Amerika sendiri tingkat insidensinya sekitar 1/453 orang (lihat di sini), yang artinya setiap 1 di antara 453 orang Amerika mengidap penyakit stroke. Penyebabnya adalah senyawa flavanols di coklat yang memiliki manfaat sangat besar untuk kesehatan, menyebabkan lepaskan nitric oxide, yang berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi platelet, sehingga resiko penyumbatan pembuluh darah di jantung maupun otak pun menurun.
Dr Frank Ruschitzka dari University Hospital, Zurich, Switzerland menyetujui tentang hal ini. Ia mengatakan pada forum European Society of Cardiology : “Sains dasar telah menunjukkan secara meyakinkan bahwa dark chocolate, terutama yang mengandung sekurang-kurang 70% cocoa, mampu menurunkan oksidasi karena stress dan meningkatkan fungsi pembuluh darah dan platelet.”
Jadi, coklat memang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. Ternyata bukan hoax, melainkan benar-benar nyata. Begitupun, ini bukan menjadi kesimpulan akhir. Kita masih belum mengetahui secara jelas spesifikasi coklat yang direkomendasikan, apakah sama dengan coklat yang beredar di pasaran saat ini atau tidak. Lanjutkan bacaan Anda.
(Bersambung ke
Mencegah Stroke Dengan Coklat, Jangan Makan Terlalu Banyak)
Related posts:
- Mencegah Stroke Dengan Coklat, Jangan Makan Terlalu Banyak
- Ortu Kena Stroke! Duh, Apa Yang Harus Dilakukan?
- Menusuk Jari Dengan Jarum Sebagai Pertolongan Pertama Pada Stroke, Efektifkah?
- Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa






Assalamualaikum. Hello, I am Fauzan. Thank you for visiting my blog. To find out more about this site, please visit
*Widget By mfaisal
Leave a Comment