diggfacebookgooglemyspacestumbleupontwitter
582 views

Coklat, Penganan Pencegah Stroke

Posted on April 20th, 2010 in Nutrition ,

Sebuah penelitian menganalisa hubungan antara mengkonsumsi coklat dengan resiko penyakit kardiovaskular. Ditemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi coklat sekitar 7,5 gr per hari memiliki resiko terserang Myocard Infarct (MI) dan Stroke 39% lebih rendah daripada mereka yang mengkonsumsi coklat kurang dari 1,7 gr per hari.

 

Nyata atau Hoax?

Coklat, Penganan Pencegah StrokeSejak Februari 2010 muncul informasi seputar coklat yang bisa mencegah stroke. Kabar ini tentu menjadi kabar gembira bagi produsen coklat agar bisa memproduksi penganan yang memang banyak penggemarnya ini. Tidak hanya itu, coklat juga disinyalir mampu menurunkan insidensi serangan jantung, karena mengandung senyawa flavanol yang mampu menyehatkan pembuluh darah. Coklat menjadi makanan tambahan bagi mereka yang beresiko terserang stroke. Informasi ini menarik, tapi sayangnya tidak menyertakan lebih detail tentang coklat yang dimaksudkan itu. Apakah ini berlaku untuk segala macam coklat? Kita mengetahui bahwa coklat mengandung 500 kalori dalam setiap 100 gr-nya, sehingga tergolong makanan tinggi kalori dan mengandung lemak jenuh, 2 hal yang tidak begitu baik untuk penderita penyakit jantung dan hipertensi. Apakah penganan ini memang benar-benar aman bagi penderita jantung dan hipertensi?

Dr Brian Buijsse dari German Institute of Human Nutrition, Nuthetal, Jerman mengatakan bahwa mengkonsumsi coklat berkaitan dengan menurunnya resiko penyakit jantung dan stroke karena memiliki efek utama menurunkan tekanan darah. Efek ini lebih nyata pada stroke ketimbang pada Myocard Infarct (MI), yang mana logikanya adalah coklat dan cocoa memiliki hubungan erat terhadap tekanan darah, dan tekanan darah merupakan faktor resiko yang lebih tinggi pada stroke ketimbang pada MI. Penemuan ini telah dilaporkan secara online pada tanggal 31 Maret 2010 di European Heart Journal.

Buijsse dan koleganya meneliti 19.357 orang, usia anatara 35 s/d 65 tahun. Mereka menerima check up kesehatan, termasuk tekanan darah, tinggi dan berat badan pada awal penelitian ini (1994-1998), dan mereka juga ditanya tentang pola makan, lifestyle, dan kesehatan, termasuk seberapa sering mereka mengkonsumsi 50 gr coklat batangan. Penelitian ini dilakukan sebelum manfaat coklat dan cocoa untuk kesehatan diketahui, sehingga tidak dibedakan tipe coklat (milk, dark, atau white chocolate) pada studi itu. Jadi, pada analisa selanjutnya yang melibatkan 1568 partisipan ditanyakan tentang berapa banyak coklat yang dimakan dalam 24 jam, dan hasilnya : 57% makan milk chocolate, 24% makan dark chocolate, dan 2% makan white chocolate.

Kesimpulan dari penelitian ini, Buijsee mengatakan jika para partisipan memakan coklat 6 gr per hari, maka dalam 10 tahun ke depan insidensi terserang jantung dan stroke berkisar hanya 85/10.000 orang. Angka ini sungguh fantastis rendah mengingat insidensi stroke sangat tinggi. Di Amerika sendiri tingkat insidensinya sekitar 1/453 orang (lihat di sini), yang artinya setiap 1 di antara 453 orang Amerika mengidap penyakit stroke. Penyebabnya adalah senyawa flavanols di coklat yang memiliki manfaat sangat besar untuk kesehatan, menyebabkan lepaskan nitric oxide, yang berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi platelet, sehingga resiko penyumbatan pembuluh darah di jantung maupun otak pun menurun.

Dr Frank Ruschitzka dari University Hospital, Zurich, Switzerland menyetujui tentang hal ini. Ia mengatakan pada forum European Society of Cardiology : “Sains dasar telah menunjukkan secara meyakinkan bahwa dark chocolate, terutama yang mengandung sekurang-kurang 70% cocoa, mampu menurunkan oksidasi karena stress dan meningkatkan fungsi pembuluh darah dan platelet.”

Jadi, coklat memang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. Ternyata bukan hoax, melainkan benar-benar nyata. Begitupun, ini bukan menjadi kesimpulan akhir. Kita masih belum mengetahui secara jelas spesifikasi coklat yang direkomendasikan, apakah sama dengan coklat yang beredar di pasaran saat ini atau tidak. Lanjutkan bacaan Anda.

(Bersambung ke
Mencegah Stroke Dengan Coklat, Jangan Makan Terlalu Banyak
)

 
You might also like these
Mencegah Stroke Dengan Coklat, Jangan Makan Terlalu Banyak
Coklat merupakan produk yang terbuat dari cocoa (disebut juga cacao), dicampur dengan lemak (misalnya mentega cocoa + minyak sawit) dan tepung gula untuk menghasilkan manisan yang padat. Tapi ini bukanlah satu-satunya formula ...
READ MORE
INFORMASI NILAI GIZI MIE INSTAN
Sebelumnya kita sudah membahas tentang 2 senyawa yang paling umum digunakan dalam produk mie instan. Sekarang kita ingin tahu apa makna tulisan dan label di belakang kemasan mie instan. Informasi nilai gizi Di kemasan ...
READ MORE
BAGAIMANA MIE INSTAN DIBUAT?
Jika sebelumnya kita sudah mengetahui komposisi, bahan, serta informasi gizi dari mie instan, maka sekarang kita akan menelaah sedikit tentang proses pembuatan mie instan. Masing-masing proses tentu memiliki kelebihan masing-masing. Secara garis besar ...
READ MORE
MIE INSTAN UNTUK KORBAN BENCANA ALAM
Indonesia sudah akrab dengan yang namanya bencana alam, mulai dari gempa bumi, letusan gunung api, tanah longsor, kebakaran hutan, kekeringan, kelaparan, banjir hingga Tsunami. Rentetan bencana alam itu silih berganti seakan-akan ‘mengunjungi’ ...
READ MORE
6 Mitos Seputar Jerawat
Memiliki wajah yang mulus tanpa jerawat tentunya menjadi dambaan kita, apalagi bagi mereka yang masih dalam usia remaja. Ini karena wajah merupakan bagian yang lebih dahulu dilihat ketimbang bagian-bagian yang lain. Namun, ...
READ MORE
Mencegah Stroke Dengan Coklat, Jangan Makan Terlalu Banyak
INFORMASI NILAI GIZI MIE INSTAN
BAGAIMANA MIE INSTAN DIBUAT?
MIE INSTAN UNTUK KORBAN BENCANA ALAM
6 Mitos Seputar Jerawat

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Related posts:

  1. Mencegah Stroke Dengan Coklat, Jangan Makan Terlalu Banyak
  2. INFORMASI NILAI GIZI MIE INSTAN
  3. BAGAIMANA MIE INSTAN DIBUAT?
  4. MIE INSTAN UNTUK KORBAN BENCANA ALAM
  5. 6 Mitos Seputar Jerawat
Published by care and healed
To republish this article on your own website, please copy-paste this code below. Enjoy your time to read other interesting articles on Careandhealed.com

*Widget By mfaisal

Leave a Comment

Referral-Link
Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.