diggfacebookgooglemyspacestumbleupontwitter
1,194 views

Ortu Kena Stroke! Duh, Apa Yang Harus Dilakukan?

Posted on April 15th, 2010 in Age-related Disease ,

strokeStroke, nama ini kedengarannya sudah tidak asing di telinga kita. Penyakit gangguan peredaran otak ini menyebabkan gejala kelumpuhan sebelah maupun kedua sisi, baik mengenai tangan, maupun kaki, juga disertai dengan bicara pelo, sudut bibir jatuh sebelah, mata juling, dan sebagainya. Resiko terserang stroke ini sangat besar pada mereka yang sebelumnya sudah menderita hipertensi dan diabetes. Kita ketahui bahwa serangan stroke ini bisa muncul tiba-tiba. Jika hal ini mengenai orang tua Anda, apa yang harus Anda lakukan?

Baru-baru ini saya mengunjungi paman saya yang terserang stroke. Dengan gejala bicara pelo dan tungkai bawah sebelah kanan terasa lemah, plus riwayat hipertensi sebelumnya, saya sudah dapat menduga kemungkinan besar diagnosanya adalah stroke. Jika Anda adalah dokter, ataupun salah seorang keluarga Anda adalah dokter, mungkin Anda hanya tinggal menelepon untuk menanyakan solusi terbaik untuk orang tua Anda. Namun, bagi Anda yang tidak memiliki akses secara langsung ke dokter, biasanya buru-buru membawa pasien ke rumah sakit dengan cara apapun juga. Kunci keberhasilan penanganan stroke bukan berada pada seberapa cepat Anda merujuknya ke dokter, melainkan seberapa baik Anda menyikapi kondisi pasien saat itu. Ini sangat ditujukan kepada mereka yang berada di dekat pasien saat serangan stroke itu datang.

Sebagai informasi untuk Anda, stroke ini ada 2 macam, yaitu : dan Stroke Non Haemmorhagic (disingkat SNH) dan Stroke Haemmorhagic (di singkat SH)

Stroke Non Haemmorhagic (SNH)

SNH tidak tergolong kedaruratan medik. Penyebabnya adalah sumbatan pada aliran darah di otak oleh trombus atau emboli (sering disingkat sebagai trombo-emboli). Beberapa kondisi yang rawan terkena SNH seperti diabetes, hipertensi, perokok aktif, penyakit jantung, dan sebagainya.

Biasanya pasien berada pada kondisi sadar. Kalaupun ada serangan yang membuat pasien tidak sadar, maka sifatnya hanya sementara saja. Keluhan yang muncul berupa bicara pasien terdengar kurang jelas, karena lidah sulit membentuk vokal yang dimaksud (bicara pelo), lemah tungkai sebelah ataupun keduanya, mata juling, dan sebagainya.

Jika Anda kebetulan berada di dekat pasien saat itu, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan :

  • Pastikan pasien tidak sedang beraktivitas apapun.
  • Jauhkan dari benda-benda yang mudah pecah, sudut yang tajam, ataupun benda-benda lain yang bisa melukai dirinya.
  • Baringkan, dan jangan beri makan atau minum. Syaraf lidah yang terganggu membuat pasien kesulitan untuk menelan apapun saat itu. Jika dipaksakan, akan beresiko masuk ke paru-paru. Posisi tidur akan membuat aliran darah ke otak lebih banyak sehingga mampu mencukupi kebutuhan oksigen otak saat itu.
  • Tanyakan apa yang dirasakan. Jika dirasakan lemah, tanyakan di bagian mana yang dirasakan demikian.
  • Tanyakan bagaimana pandangan matanya, apakah biasa saja, atau jadi dua (dual vision).
  • Beritahukan dokter tentang kondisi tersebut.

Secara umum, kondisi seperti ini tidak mengancam jiwa. Namun, proses penyembuhannya butuh waktu yang lama. Ingatlah untuk selalu menemaninya saat berjalan ke kamar mandi, ke luar rumah, dan sebagainya. Beberapa pasien harus menggunakan tongkat selama beberapa bulan, sampai kelemahan tungkainya pulih seperti sedia kala.

Stroke Haemmorhagic (SH )

SH tergolong kedaruratan medik. Penyebabnya adalah robekan kecil pada pembuluh darah otak, sehingga darah keluar ke daerah ekstravaskular, menekan jaringan otak dan sistem syaraf di sekitarnya. Penyebabnya yang paling sering adalah hipertensi. Tingkat bertahan hidup pasien sangat bergantung pada respon pertama kali, sehingga dirasakan sangat penting informasi ini diketahui oleh siapapun, terutama bagi mereka yang memiliki orang tua mengidap hipertensi.

Serangan stroke akan membuat pasien tidak sadar seketika, dan masuk ke dalam keadaan koma. Jika hal ini terjadi, tidak ada pilihan lain selain membawanya segera ke rumah sakit agar segera mendapat tindakan suportif. Baringkan pasien dan angkat dagunya untuk menghindari jatuh pangkal lidah yang bisa membuat pasien kesulitan bernafas.

Beberapa kasus yang cukup beruntung dimana pasien masih dalam kondisi sadar, namun mengeluh jatuh terduduk. Biasanya terjadi di dalam kamar mandi. Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan.

  • Jika pasien dalam keadaan terduduk, ataupun jatuh terduduk tiba-tiba (biasanya terjadi di kamar mandi), jangan bantu untuk berdiri. Biarkan ia dalam posisi duduk itu.
  • Pertahankan posisi seperti itu. Jangan melakukan gerakan apapun dan jangan gerakkan pasien. Saat stroke menyerang, pembuluh darah di otak secara bertahap robek sedikit demi sedikit. Dengan melakukan gerakan, akan merubah laju tekanan darah dan beresiko mempercepat robekan tersebut.
  • Untuk memindahkannya, mintalah tolong beberapa orang untuk itu sama-sama menggendongnya dengan pasien tetap pada posisi duduk. Posisi duduk akan membuat posisi kepala lebih tinggi daripada anggota tubuh lainnya, sehingga aliran di kepala tidak terlalu banyak dan setidaknya bisa mencegah dari perdarahan yang masif sementara waktu. Jadi, sebaiknya pertahankan posisi itu dan segera bawa ke rumah sakit. Anda bisa membaringkannya secara perlahan-lahan pada posisi setengah duduk.
  • Segera telepon rumah sakit dan minta kirimkan ambulance. Katakan bahwa ada pasien menderita stroke. Ceritakan dengan singkat dan jelas tentang kronologis kejadiannya dan kondisi pasien saat itu (sadar/tidak sadar, bernafas/tidak bernafas, riwayat penyakit yang diderita).

    Ingatlah, bahwa hal terpenting yang harus kamu lakukan saat melihat kemungkinan serangan SH adalah menelepon ambulance. Jangan terlalu panik, sehingga keputusan menjadi terlambat. Lakukan secepat mungkin dengan tetap melakukan tindakan-tindakan seperti yang sudah disebutkan di atas.

    Selanjutnya, akan dibahas tentang hal-hal seputar mitos penanganan stroke yang saat ini sudah menyebar luas di kalangan masyarakat.

 
You might also like these
Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa
Migren merupakan salah satu tipe sakit kepala yang sering diderita oleh banyak orang, bisa mengenai pria maupun wanita. Keluhan ini terjadi diakibatkan oleh pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) di kepala. Nyeri migren muncul ...
READ MORE
14 TIP MERAWAT PENDERITA KEPIKUNAN
Merawat penderita kepikunan sering kali membuat anggota keluarga ataupun orang-orang terdekat merasa stress, depresi, lelah, dan perasaan-perasaan tidak enak lainnya. Untuk itu dibutuhkan metode agar perasaan-perasaan tersebut bisa dihindari. Berikut ini tipsnya ...
READ MORE
BISAKAH NYERI REMATIK PADA USIA LANJUT DICEGAH?
Hampir semua, atau kalau boleh dibilang ‘semua’, lansia (lanjut usia) mengeluhkan nyeri pada sendi dan ototnya, disebut rematik. Rematik merupakan istilah yang tidak spesifik untuk menggambarkan berbagai keluhan dan kelainan yang mengenai ...
READ MORE
MANDI MALAM MENYEBABKAN REMATIK, FAKTA ATAU MITOS?
“Hey, jangan suka mandi malam-malam. Nanti kena rematik, lho.” Begitulah pesan yang sering disampaikan oleh orang-orang tua terdahulu. Keyakinan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik didasarkan pengalaman dan testimoni banyak orang yang ...
READ MORE
Mengenal Tipe-Tipe Sakit Kepala
Sakit kepala merupakan problem kesehatan yang mungkin paling sering dijumpai. Hampir segala usia bisa mengalami sakit kepala, namun tidak semua mampu menceritakan rasa nyerinya dalam kata-kata. Namun, tanda-tandanya akan sangat mudah terlihat ...
READ MORE
Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa
14 TIP MERAWAT PENDERITA KEPIKUNAN
BISAKAH NYERI REMATIK PADA USIA LANJUT DICEGAH?
MANDI MALAM MENYEBABKAN REMATIK, FAKTA ATAU MITOS?
Mengenal Tipe-Tipe Sakit Kepala

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Related posts:

  1. Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa
  2. 14 TIP MERAWAT PENDERITA KEPIKUNAN
  3. BISAKAH NYERI REMATIK PADA USIA LANJUT DICEGAH?
  4. MANDI MALAM MENYEBABKAN REMATIK, FAKTA ATAU MITOS?
  5. Mengenal Tipe-Tipe Sakit Kepala
Published by care and healed
To republish this article on your own website, please copy-paste this code below. Enjoy your time to read other interesting articles on Careandhealed.com

*Widget By mfaisal


One Response to “Ortu Kena Stroke! Duh, Apa Yang Harus Dilakukan?”

  1. rooly Says:

    UNTUK STROKE,DIABETES,DARAH TINGGI,AIDS,LEMAH,SERIING SAKIT SAKITAN,BOSAN BEROBAT KE DOKTER KARENA BIAYA MAHAL,SEKARANG ADA SUATU ALAT THERAPY HAMYA TINGGAL PAKAI DAPAT MEMBERSIHKAN RACUN2 DALAM TUBUH,UNTUK INFO LEBIHA LANJUT DAPAT MENGUNJUNGI BLOG KU ( FASHION88UNIK.BLOGSPOT.COM ) DIJAMIN 100 % BERHASIL .VIA SMS DI 085859467928 ( CHAIRUL S )

Leave a Comment

Referral-Link
Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.