Vertigo Pasca Gempa Bumi
Posted on April 8th, 2010 in Global Focus Bahasa_Indonesia, Disaster, Treatment
Rakyat Indonesia memang sangat akrab dengan yang namanya bencana alam, terutama gempa bumi. Guncangan mulai dari yang ringan hingga yang berat tentunya pernah kita rasakan, apalagi di daerah yang memang rawan terjadi gempa bumi. Perasaan seperti bergoyang-goyang, pusing, mual dan sebagainya terjadi saat gempa berlangsung. Namun, seringkali pula keluhan ini berlanjut setelah gempa berhenti, seakan-akan merasakan gempa terus menerus. Hal itu seringkali dikeluhkan kepada anggota keluarga dan biasanya dihibur dengan kata-kata, “Jangan terlalu dipikirkan. Terima sajalah apa yang sudah terjadi. Itu semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.” Ups, tunggu dulu! Jika Anda pernah mengalami hal ini, bisa jadi itu memang benar-benar pusing, hoyong, dan berputar-putar. Dalam dunia kedokteran, itu disebut sebagai vertigo.
Ini sudah menjadi kejadian yang lumrah. Tiap kali muncul gempa, praktek dokter selalu dijejali oleh pasien dengan keluhan yang sama, yaitu kepala pusing, oyong, dan berputar-putar. Ini bukanlah suatu keluhan psikosomatik, melainkan vertigo pasca gempa bumi atau disebut juga Vertigo syndrome associated with earthquake yang merupakan bagian dari Benign Paroxysmal Positional Vertigo.
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)
Vertigo diambil dari bahasa Latin “vertere”(berputar-putar) dan imbuhan “-igo” (kondisi). Maka vertigo diartikan sebagai kondisi berputar-putar, yang dalam dunia kedokteran merupakan rasa pusing, kepala terasa ringan, dan tidak tetap. Kondisi ini akan memicu rasa mual, bahkan muntah, terutama pada vertigo yang berat.
Tevzadze N dan Shakarishi dalam penelitiannya untuk P. Sarajishvili Institute of Neurology and Neurosurgery, Clinic of the State Medical University, Department of Neurology, Tbilisi, Georgia (dimuat di http://www.ncbi.nlm.nih.gov) mengungkapkan tentang vertigo pasca gempa bumi ini. Ia meneliti tentang hal ini setelah Georgia diguncang oleh gempa bumi yang kuat. Setelah kejadian ini jumlah pasien yang mengalami gejala vestibular meningkat. Studi mengevaluasi 60 pasien (51 wanita, 9 pria) berumur antara 18-85 tahun yang mengeluhkan gejala vestibular berkaitan dengan gempa bumi. BPPV dan PPV (Paroxysmal Positional Vertgio) adalah penyebab vertigo yang paling sering.
Sayangnya, 50-70% penyebab BPPV tidak diketahui secara pasti. Namun, perlu diketahui bahwa respon vestibular pasien tetap normal. Ini memberikan asumsi bahwa gempa bumi mampu memanifestasi vertigo organik menjadi vertigo psikogenik melalui serangan panik, cemas, agoraphobia (ketakutan tidak dapat menyelamatkan diri), dan sebagainya. Serangan ini akan lebih parah dirasakan pada mereka yang memang sudah menderita vertigo sebelumnya.
Umumnya, tidak dibutuhkan perawatan yang khusus menangani keluhan ini. Keluhan vertigo bisa reda dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Jika melibatkan perawatan yang khusus, biasanya terdiri dari latihan kepala (Semont dan Epley manuver). Latihan ini akan menggerakkan partikel di canal semicircularis pada telinga dalam ke tempat dimana mereka tidak akan mempengaruhi keseimbangan Anda. Lihat gambar di bawah ini.
Sebagai tambahan, dokter akan meresepkan vestibular suppressant (seperti antihistamin, sedativ) untuk mengurangi keluhan vertigo, setidaknya selama menjalani masa pemulihan. Pada pemakaian jangka lama untuk mengontrol keluhan vertigo, Anda butuh pengawasan dari dokter Anda. Obat antimuntah juga digunakan untuk mengurangi keluhan mual dan muntah yang biasa muncul bersamaan dengan vertigo.
Jadi, apabila Anda mengeluh pusing, rasa berputar, mual dan sebagainya setelah gempa bumi, jangan abaikan. Melalui tulisan ini, setidaknya Anda tahu apa yang harus Anda lakukan.
Semoga bermanfaat.
Related posts:
- PROLOG : MENELUSURI JEJAK KESEMBUHAN
- PROSES PENCANGKOKAN SEL INDUK
- PENCANGKOKAN SEL INDUK DI INDONESIA
- Serba Serbi Jerawat Membandel
- Tips Merawat Wajah Yang Berjerawat












Assalamualaikum. Hello, I am Fauzan. Thank you for visiting my blog. To find out more about this site, please visit
*Widget By mfaisal
Leave a Comment