diggfacebookgooglemyspacestumbleupontwitter
1,827 views

Mengenal Tipe-Tipe Sakit Kepala

Posted on August 21st, 2010 in Age-related Disease ,

Mengenal Tipe-Tipe Sakit KepalaSakit kepala merupakan problem kesehatan yang mungkin paling sering dijumpai. Hampir segala usia bisa mengalami sakit kepala, namun tidak semua mampu menceritakan rasa nyerinya dalam kata-kata. Namun, tanda-tandanya akan sangat mudah terlihat pada penderitanya, seperti memijit-mijit kepala, meringis sambil memegangi kepalanya, pusing, mual, dan tidak sedikit yang menangis karena menahankan sakit.

Problem yang paling sering mengikuti sakit kepala ini adalah terganggunya konsentrasi. Jika Anda menderita demam, mungkin Anda masih sanggup berkonsentrasi bekerja. Tapi tidak demikian jika menderita sakit kepala. Alih-alih bekerja, bahkan untuk membuka mata sajapun kepala sudah terasa seperti mau pecah.

Penderita sakit kepala biasanya akan segera mengkonsumsi pereda nyeri untuk mengatasi sakit kepala, tapi sayangnya solusi ini hanya bersifat mengatasi rasa nyeri tanpa mampu mengatasi penyebab yang sebenarnya. Untuk mengetahui penyebab sakit kepala, tentunya tidak mudah. Di sini akan dibahas secara umum beberapa tipe sakit kepala dan solusi yang dianjurkan.

  1. Sakit kepala psikogenik. Ini merupakan sakit kepala yang paling sering dikeluhkan oleh mereka yang mengidap stress karena menghadapi beban pekerjaan ataupun pelajaran di sekolah. Sebagaimana namanya, sakit kepala ini dicetuskan oleh beban psikologis penderita. Gejalanya pada umumnya ringan, mulai dari kepala terasa pusing, nyeri ringan, dan kurang nafsu makan. Jarang ditemukan mual ataupun muntah, kecuali penderitanya juga mengidap gangguan psikologis lain seperti hypochondriasis, bulimia nervosa, dan sebagainya.

    Karena gejalanya yang tidak khas, sakit kepala psikogenik ini menjadi differential diagnosis yang paling akhir di medical record. Keluhan yang paling umum menyertai sakit kepala ini adalah gangguan visus, sehingga sebelum berfikir terlalu jauh mengenai sakit kepala ini, ada baiknya memeriksakan kondisi mata terlebih dahulu. Solusi selanjutnya juga tidak begitu sulit. Selain meminum obat pereda nyeri, maka tidur adalah solusi yang paling efektif.

  2. Tension Headache. Kondisi naiknya tekanan darah bisa mencetuskan sakit kepala jenis ini. Keluhan yang sering dijumpai adalah leher terasa kaku, tegang, disertai nyeri kepala menyeluruh, tapi tidak terlokalisir. Penderita biasanya orang tua, berusia di atas 50 tahun, umumnya pria ketimbang wanita, dan memiliki riwayat hipertensi. Beban psikologis sangat berperan dalam mencetuskan keluhan ini.

    Karena sakit kepala ini dicetuskan oleh naiknya tekanan darah, maka diharapkan penderitanya mampu mengendalikan emosi, mengkonsumsi makanan yang sehat, dan berpantang garam. Jika pantangan ini dilanggar, maka bukan tidak mungkin penderitanya akan mengalami kondisi yang lebih parah lagi, seperti stroke.

  3. Migren. Migren merupakan salah satu jenis sakit kepala yang memiliki karakteristik unik. Penyebabnya adalah vasodilatasi pembuluh darah di kepala sehingga menekan ke syaraf setempat sehingga menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa. Nyeri kepala sebelah memang identik dengan migren, karena pembuluh darah yang dikenai biasanya hanya sebelah saja. Cara penanganannya beragam mulai dari pengaturan pola dan jenis makan, sampai dengan konsumsi obat-obatan yang mampu mengatasi penyebab migren ini. Dalam artikel selanjutnya, akan dibahas lebih detail tentang migren ini.
  4. Cluster Headache. Ini merupakan tipe sakit kepala berat. Bagi yang pernah menderita migren, maka cluster headache merupakan jenis sakit kepala yang lebih berat lagi, dengan onset puncak nyeri tercapai dalam beberapa menit saja. Nyeri tajam dan menusuk pada area di sekitar mata merupakan ciri khas dari sakit kepala ini. Ahli medis mengkategorikan nyeri kepala ini sebagai suicide headache, karena rasa nyerinya yang luar biasa sehingga membuat penderitanya putus asa dan memutuskan untuk bunuh diri.
  5. Headache based on its origin (contoh : sinusitis, cervical syndrome, malaria, sakit gigi, dan sebagainya). Penyebab sakit kepala tidak selalu berasal dari syaraf ataupun gangguan pembuluh darah di kepala. Sebagai contoh, sinusitis frontalis. Penderitanya akan mengalami sakit kepala terutama pada area kening sebagai dampak nyeri rambatan daripada peradangan sinusnya. Seringkali gangguan sinusitis ditemukan setelah penderitanya bolak-balik mengeluhkan sakit kepala berulang dan tidak khas. Contoh lain adalah cervical syndrome. Ini merupakan ganguan pada tulang leher, sehingga menjepit salah satu syaraf di sekitarnya. Rasa nyeri yang ditimbulkannya akan menjalar hingga ke kepala. Pada penderita malaria, gejala yang sangat khas adalah sakit kepala hebat. Sakit gigi juga bisa mencetuskan sakit kepala.

    Sakit kepala jenis ini dapat diterapi hingga sembuh. Seiring dengan ditemukannya penyebab sakit kepala, maka terapi yang diberikan pun akan lebih akurat.

Memang tidak mudah menemukan penyebab sakit kepala. Mengkonsumsi obat-obat pereda nyeri bukanlah satu-satunya solusi. Untuk mendiagnosa keluhan sakit kepala, dibutuhkan beberapa pemeriksaan seperti tekanan darah, rontgen, darah rutin, kolesterol, dan sebagainya. Pasti ada solusi untuk tiap keluhan yang kita derita, dan itu tidak bisa kita lakukan, kecuali kita menemukan penyebabnya.

Artikel berikutnya akan mengupas tentang Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa.

 
You might also like these
Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa
Migren merupakan salah satu tipe sakit kepala yang sering diderita oleh banyak orang, bisa mengenai pria maupun wanita. Keluhan ini terjadi diakibatkan oleh pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) di kepala. Nyeri migren muncul ...
READ MORE
8 Tips Untuk Penderita Migren
Penderita migren sering merasa kebingungan dan kewalahan saat serangan migren datang mendadak. Berbeda dengan sakit kepala biasa, serangan migren bisa dirasakan seperti nyeri yang mencucuk dan tak tertahankan. Terkadang penderita sampai tidak ...
READ MORE
Terapi Alternatif Untuk Migren
Ada beberapa terapi alternatif yang bisa digunakan untuk terapi preventif bagi penderita migren. Ada yang menggunakan kombinasi biofeedback dan terapi relaksasi. Ada juga yang menggunakan ramuan herbal terpercaya yang sukses digunakan dalam ...
READ MORE
MANDI MALAM MENYEBABKAN REMATIK, FAKTA ATAU MITOS?
“Hey, jangan suka mandi malam-malam. Nanti kena rematik, lho.” Begitulah pesan yang sering disampaikan oleh orang-orang tua terdahulu. Keyakinan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik didasarkan pengalaman dan testimoni banyak orang yang ...
READ MORE
Diabetes, Bolehkah Mengkonsumsi Madu?
Khasiat madu memang sudah sangat populer. Dengan kandungan yang beraneka ragam, madu diyakini merupakan makanan terbaik kedua setelah ASI (Air Susu Ibu). Fungsinya tidak hanya sebagai menjaga kesehatan, tapi juga mengobati berbagai ...
READ MORE
Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa
8 Tips Untuk Penderita Migren
Terapi Alternatif Untuk Migren
MANDI MALAM MENYEBABKAN REMATIK, FAKTA ATAU MITOS?
Diabetes, Bolehkah Mengkonsumsi Madu?

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Related posts:

  1. Migren, Bukan Sakit Kepala Biasa
  2. 8 Tips Untuk Penderita Migren
  3. Terapi Alternatif Untuk Migren
  4. MANDI MALAM MENYEBABKAN REMATIK, FAKTA ATAU MITOS?
  5. Diabetes, Bolehkah Mengkonsumsi Madu?
Published by care and healed
To republish this article on your own website, please copy-paste this code below. Enjoy your time to read other interesting articles on Careandhealed.com

*Widget By mfaisal

Leave a Comment

Referral-Link
Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.